LIMA UPN "Veteran" Jawa Timur

Lumbung Informasi Mahasiswa UPN JATIM

Archive for the ‘Opini Publik’ Category

BUDAK DI NEGERI SENDIRI

Posted by admin On October - 15 - 2011

Bangsa INDONESIA adalah bangsa yang kaya raya, loh jinawi, Sumber Daya Alam ( SDA ) cukup melimpah, warisan nenek moyang kita. MERDEKA!!! itulah kata para pejuang pada saat jaman kemerdekaan. Mereka berjuang susah payah untuk kemerdekaan negeri ini. Berkumpul menjadi satu untuk melawan penjajah yang sudah ratusan abad mengeruk hasil bumi pertiwi. Hingga semboyan “MERDEKA ATOE MATI” pun tercetus pada saat itu…

Hari ini, kita mulai disusupi penjajahan model baru, dari budaya, ekonomi, dan banyak hal yang lain. salah satu halnya adalah peran globalisasi.Seluruh produk luar negeri mulai merambah ke negeri ini, dari SHELL dan sebangsanya mulai menjual bahan bakar, PERTAMINA yang notabene adalah produk dalam negeri pun kini kalang kabut menghadapi banyaknya pesaing dari luar negeri yang sudah memasuki bumi pertiwi.

INDONESIA, di tanahmu kami lahir dari rahim ibu pertiwi, mengais rejeki dari ribuan kaum miskin yang terlantar di negeri ini…

Sampai kapan kami harus terjajah baik dari rohani maupun jasmani di BUMI PERTIWI ?!!!

Ketika MEREKA sudah sewenang-wenang dengan para penghuni negeri, MEREKA yang berlimpah uangnya, membungkam pemerintah untuk tetap diam dan patuh terhadap mereka. Disamping itu mereka membabi-buta untuk menghabisi barisan yang ingin melawan penindasan seperti yang terjadi di PAPUA. Bangsa Papua Barat secara terus menerus ditindas hak-haknya, kekayaan alamnya dirampok habis oleh perusahan tersebut tanpa ada jaminan hidup yang sehat.Tembagapura dan sekitarnya dalam situasi darurat, korban penembakan, teror dan intimidasi semakin marak dilakukan aparat keamanan milik perusahan dan pemerintah.Kondisi ini juga di perburuk dengan sikap perusahan tambang raksasa PT Freeport Indonesia milik imperialisme Amerika Serikat yang acuh tak acuh terhadap tuntutan para serikat pekerja buruh dan masyarakat adat .

Imperialisme ialah sebuah kebijakan di mana sebuah negara besar dapat memegang kendali atau pemerintahan atas daerah lain agar negara itu bisa dipelihara atau berkembang. Sebuah contoh imperialisme terjadi pada saat negara-negara itu menaklukkan atau menempati tanah-tanah itu.

Dulu, Bapak Proklamator kita yaitu Ir. Soekarno pernah melakukan perjanjian kepada PT. Freeport dimana tambang emas boleh dikelola oleh mereka akan tetapi 80% masuk ke Indonesia dan 20% boleh dimiliki oleh pihak asing. Namun pada saat Bapak Pembangunan kita yaitu Soeharto, merubah perjanjian pada tahun 1967 dengan PT. Freeport yang hingga kini malah menjadi 80% masuk ke pihak asing, dan 20% dimiliki oleh Indonesia. Melihat kondisi di PAPUA BARAT yang kini mulai kronis, marilah kita bergabung, bersatu padu untuk melawan penjajahan yang sudah turun-temurun terjadi di bumi pertiwi.

MARI KITA DUKUNG UNTUK MENUTUP PT. FREEPORT INDONESIA PT. FREEPORT DAN mempertanggung jawabkan POLITIK, MORAL dan KEJAHATAN terhadap pelanggaran HAK ASASI MANUSIA ( HAM ) di TANAH PAPUA.

By : ADITIA WARMA

Popularity: 4% [?]

KULIAH, Dulu Semurah Barang Primer, Kini Barang Mewah

Posted by admin On July - 12 - 2011

Rp 0,6 Juta- atau 150 ribu per tahun- sudah cukup untuk memperoleh gelar sarjana dari sebuah PTN di Bogor. Memang ada welas asih dari orang tua untuk konsumsi sebesar Rp 50 Ribu per bulan, atau Rp 2,4 Juta selama empat tahun. Biaya kos sebesar 200 ribu setahun, atau Rp 0,8 Juta sampai jadi sarjana. Dengan total anggaran Rp 3.8 Juta, sudah cukup untuk papan- walau hanya sewa, pangan- walau Indomie, tahu dan tempe saja, serta pakaian alakadarnya. Yang penting, tetap bisa jadi sarjana juga. Angka itulah yang dikeluarkan oleh orang tua dengan susah payah saat itu. Tidak ada biaya lainnya. Masih untung, riset skripsi pun gratis karena nebeng di sebuah Balai Penelitian milik pemerintah. Namun, itu dulu, sekitar 25 tahun yang lalu. Uang segitu sekarang hanya cukup untuk biaya ini-itu untuk satu keluarga kecil di Jakarta selama empat minggu saja. Read the rest of this entry »

Popularity: 7% [?]

Mahasiswa Hanya Mengejar Gelar

Posted by admin On July - 4 - 2011

Melihat realitas yang terjadi, khususnya di kalangan perguruan tinggi, mayoritas mahasiswa masih belum mampu memahami identitas sosialnya. Yakni, sebagai generasi dengan sikap progresif dan militansi cukup signifikan untuk mendorong perubahan masyarakat.

Kebanyakan mahasiswa hanya sibuk dengan tugas yang diberikan oleh dosen. Mereka jarang terlibat kegiatan-kegiatan di masyarakat, sehingga tidak mengerti perkembangan di masyarakat itu sendiri. Read the rest of this entry »

Popularity: 6% [?]

SITUASI KEAMANAN KAMPUS YANG SEMAKIN TERPURUK

Posted by admin On January - 6 - 2010

Akhir – akhir ini keamanan di kampus kita sedang menjadi sorotan utama,sebab semakin hari,situasi keamanan semakin terpuruk,masalah kehilangan – kehilangan sampai kurang profesionalnya pejabat keamanan kampus dalam menyikapi permasalahan yang selama ini ada.Hal ini sangatlah memprihatinkan ketika sebuah keamanan yang menjadi titik berat dalam obyek – obyek penting,tidak mengerti subtansi jobdis yang di sedang emban.

Keamanan adalah sesuatu yang sangatlah penting dalam sebuah kondisi,karena dengan kemanan yang terjamin masyarakat atau civitas menjadi tenang dalam melakukan aktivitasnya,seperti di dalam kampus,ketika keamanan dalam kampus bisa terjamin maka kita (mahasiswa) bisa tenang dalam melakukan aktivitasnya. Read the rest of this entry »

Popularity: 19% [?]

KAMPUS = MABES MALING INDONESIA

Posted by admin On January - 6 - 2010

Kampus merupakan tempat yang digunakan untuk belajar dan mengeluarkan kreatifitas yang dimiliki seseorang. Karena kampus adalah tempat yang aman, nyaman dan tentram untuk melakukan aktifitas akademik dan non akademik. Sehingga mahasiswa atau siapapun berada dalam sebuah kampus akan terasa nyaman.

Dalam hal ini suasana kampus dulu yang dianggap tempat yang paling aman dan nyaman, sekarang menjadi tempat yang tidak lagi aman dan nyaman bagi siapapun yang berada dalam kampus. Ini disebabkan karena banyaknya kehilangan barang-barang yang ada di kampus seperti aset-aset kampus yang bernilai tinggi, lalu kendaraan bermotor milik mahasiswa dan pegawai sendiri, kemudian komputer dan laptop. Semuanya ini seharusnya merupakan tanggung jawab dari BAGIAN KEAMANAN dari kampus sendiri, yang harus menjaga keamanan kampus dan membuat kampus terasa aman dan nyaman. Read the rest of this entry »

Popularity: 11% [?]

Perjuangan UKM yang Vakum

Posted by admin On October - 7 - 2009

Semenjak UKM Resimen Mahasiswa (MENWA) berdiri tahun 1975 dan diikuti UKM Mahasiswa Pecinta Alam (MAHAPALA) tahun 1978 terbentuk mahasiswa UPN sudah memiliki wadah penyaluran minat bakat. Baru setelah tahun 1997 UKM mulai berkembang lebih luas terbentuklah UKM OlahRaga, UKM Bela Diri, UKM Seni, UKM Rohani.

Berbagai prestasi telah ditorehkan mahasiswa UPN baik tingkat regional maupun tingkat nasional, bahkan ada yang berprestasi di tingkat Internasioanal. Perkembangan UKM sekarang sangat mengenaskan dari 31 UKM (data UPN) atau 27 UKM (versi Forum UKM) tinggal belasan yang aktif dan yang lainnya vakum. Read the rest of this entry »

Popularity: 13% [?]