Saya sering mendengarkan orang mengatakan hal-hal negatif mengenai orang yang punya idealisme tertentu. Entah itu mulai dari sindiran hingga secara terang-terangan telah banyak ditujukkan kepada orang-orang yang mempunyai kesetiaan tertentu terhadap ide yang mereka yakini benar.
Orang-orang Indonesia, terutama sekali masyarakat perkotaan, menganggap bahwa idealisme adalah suatu konsep yang harus ditinggalkan jauh-jauh dalam menjalankan hidup agar mendapatkan hidup yang baik. Benarkah itu? Sebelum menilai hal tersebut benar atau salah, ada baiknya saya sedikit jelaskan apa itu idealisme dan realism, beserta apa saja yang termasuk ke dalam kategori idealisme dan realism tersebut. Read the rest of this entry »
Popularity: 20% [?]

Ribuan hape dan ratusan notebook dibagikan ke mahasiswa di suatu perguruan tinggi swasta. Trend seperti itu juga sudah diikuti oleh berbagai perguruan tinggi lain di Indonesia.. Hape- walaupun tidak high specs- dan notebok tersebut digunakan untuk mengakses informasi akademik dan media pembelajaran elektronik. Sekali klik semua terpampang. Sekali pijit, jadwal kuliah pun terpajang. Sekali login, semua materi pembelajaran sudah terpajang. Sekarang tidak ada lagi papan pengumuman, mading, atau tempelan kertas di kaca-kaca. Fotocopy materi dosen sudah jarang. Tinggal download di website dosen, Tinggal ngakses di virtual-class. Atau copy e-book yang tersedia gratis. “Education in Your Hand“, begitulah tagline yang dicoba diusung. Seolah dunia ada dalam genggaman. Bahkan, genggaman itu bisa dibungkus slogan atau kampanye Stop Global Warming. Tidak perlu menyoal paradoks green computing dengan ekploitasi energi dan sampah elektronik dari gadget. Apakah program ini efektif? Jangan-jangan ini sekedar 

